menyusui

All posts tagged menyusui

GABAG – 2in1 Thermal & Diaper Bag – min.16 hrs COLD GUARANTEE

Published Oktober 20, 2012 by Toko Ibu dan Anak

GABAG ( double insulated thermal bag) Hot & Cold
Cocok banget untuk travelling, atau ibu bekerja dimana kantornya tidak menyediakan kulkas, karena GABAG bertahan hingga 16 jam.

Harga mulai Rp. 149ribu

Order: Telp/sms :085717121815, 02192587741

WHY GABAG?

- cocok digunakan untuk menjaga KESEGARAN penyimpanan ASIP (ASI perah), kosmetik, makanan, dan minuman

- dibuat dengan teknologi “double insulated”
(2 lapisan khusus), memberi manfaat penyimpanan DINGIN atau PANAS yang maksimal
- GARANSI untuk kualitas DINGIN bisa tahan sampai dengan minimal 16 jam dan PANAS minimal 4 jam

- model dan pilihan warna GABAG yang STYLISH, MODERN serta PRAKTIS dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan (dapat digunakan sebagai thermal bag sekaligus DIAPER BAG, COSMETIC BAG, PICNIC BAG, dsb)

- BERKUALITAS dengan harga EKONOMIS,
FREE 2 ICE GEL BESAR multi fungsi ( bisa untuk kompres, dsb

- ICE GEL BENING (tanpa pewarna berbahaya) dan AMAN

Menyusui dan Ibu Bekerja (Nursing for Working Mom)

Published September 12, 2012 by Mom Ciput

Mau sedikit cerita aja, mumpung masih inget, mudah-mudahan pengalaman pribadi ini bisa membantu para Ibu bekerja lainnya.

Saat menulis cerita ini saya sudah memiliki 3 anak perempuan (alhamdulillah). Sejak anak pertama lahir (2005) saya sudah memiliki tekad untuk bisa memberikan ASI eksklusif 6 bulan dan kalau bisa sampai 2 tahun. Saya bekerja di perusahaan swasta yang banyak ibu-ibunya juga memberikan asi (walaupun terminologi asi eksklusif 6 bulan saat itu belum umum).

Dengan berbekal bacaan, dorongan dari suami khususnya, alhamdulillah saya berhasil memberikan ASI eksklusif bahkan sampai 2 tahun (anak pertama dan kedua, yang ketiga masih 1,5 tahun)

Berbagi tips aja ya Mom:

1. Tekad haruuuuusssss kuat (duuh itu dibuat agak lebay krn emang ini modalnya). Minta dukungan suami dan keluarga (ibu, mertua, dan keluarga tempat tinggal).

2. Bekali dengan ilmu, banyak browsing, atau bertanya ke teman-teman kantor yang sudah berhasil memberikan ASI eksklusif.

3. Pilih rumah sakit pada saat melahirkan yang ASI friendly, kalau bisa pilih juga Dr anak yang mendampingin kelahiran yg ASI friendly juga. Konsultasikan dengan dokter kandungan bahwa kita mau IMD (Inisiasi Menyusui Dini). IMD penting untuk terutama yang baru pertama kali melahirkan.

4. Kira-kira usia kandungan 7-8 bulan, datangi pusat LAKTASI untuk konsultasi mengenai cara menyusui, merawat payudara biar gak lecet, cara memerah ASI, dll. Pusat Laktasi bukan hanya untuk yg sudah melahirkan, tapi juga yg sedang mempersiapkan kelahiran.

5. Rawat payudara dan siapkan untuk menyusui. Hal ini diajarkan di pusat Laktasi. Karena biasanya banyak yang menyerah karena kondisi puting lecet dimana ini bisa dihindari dengan perawatan khusus.

6. Jangan malas menyusui ya Mom. Setiap 2 jam sekali minimum, walaupun bayi kita suka tidur. Ini untuk merangsang.

7. Nah ini yang paling sulit. Mempersiapkan masuk bekerja. Kebetulan saya diperbolehkan mengambil cuti melahirkan mepet sehingga bisa 3 bulan di rumah. Tapi saya ingin share cara mengumpulkan dan menyimpan ASI. Setelah terbiasa menyusui sekitar 2 minggu, kita bisa mulai mencoba memerah ASI. Bisa menggunakan tangan atau pompa. Biar sedikit tapi harus dicoba. Coba untuk mulai mengumpulkan ASI perah (ASIP) dan masukkan ke dalam botol kaca atau bpa Free dan diberi label tanggal masukkan ke dalam freezer.

Sharing aja nih Mom, waktu anak pertama saya mengumpulkan 20 botol sebelum bekerja dannnnnn baru dapet 1 bulan kerja (anak umur 4 bulan) udah mulai kejar tayang karena stok tinggal 1 atau 2. Nah ini bikin stress nih, dimana kalau stress yang ada ASI gak keluar. Begitu anak ke2 saya coba 30 botol, kok ternyata gak ngejar juga, yah lumayan sih tapi masih deg-degan untuk sampe 6 bulan. Begitu anak ke3 saya langsung nyimpen 50 botol (mulai dari 2 minggu melahirkan) dan alhamdulillah, sampe umur 1,5 tahun ini, stok saya tidak pernah tekor, selalu ada gak kejar tayang sampe melek tengah malam kayak dulu. Bahkan waktu anak ke3 usia 11 bulan saya sempet roadshop keliling Indonesia tanpa takut kekurangan ASI (masih full ASIP + makanan aja).

Sooo, jangan lupa ya Mom, tekad harus kuat, minta dukungan suami. Mommy pasti bisa. Lakukan demi hak Anak dan supaya Anak lebih sehat.

Travelling untuk Ibu Bekerja yang Menyusui

Published Juni 20, 2012 by Mom Ciput

Pengalaman pribadi nih.

Awal pas tau mau ada penugasan keluar kota selama 3-4 hari dan road show keliling Indonesia, sempet deg-degan, cukup gak ya ASInya. Berhubung udah tugas, dan kebetulan anak sudah lebih dari 6 bln usianya jd untuk dijadikan alasan kok ya malu. Tapi diri ini masih pingin anak full ASI gak campur. Ya udah dilakoni ajah. Ini dia pengalamanku:

1. Periksa skedul roadshow dan kalau bisa ada jeda waktu untuk tetap bersama dengan anak sekitar 3-4 hari.

2. Cek stok di freezer, minimum bisa untuk stok 4 hari.

3. Berhubung ini perjalanan menggunakan pesawat, dimana waktu tempuh ke airport di jakarta ini sangat luarrrr biasa, jadilah bawa cooler bag yang bisa menahan hingga lebih dari 8 jam.

4. Sedia kantong plastik mambo ukuran 100 ml (pilih yang tanpa klip alias polos karena yang klip suka bocor pada saat beku).

5. Cooler bag beserta peralatan perang selalu dibawa kemana2 termasuk ke atas cabin pesawat, petugas airport biasanya mau mengerti jika kita terusterang bahwa yang kita bawa adalah ASI

6. Tidak semua hotel menyediakan kulkas di kamar terutama hotel bintang 3, kadang kulkasnya juga ga ada freezernya. Jadi setiap abis merah minta ke bagian restoran untuk menyimpankan ASIP ke dalam freezer. Nah perintah ini harus jelas nih, karena pernah udah sampe 3 kali ngasih tau untuk masuk freezer sama petugas dimasukin kulkas biasa, pdhl aku stay 3 hari disitu.

7. Bawa blue ice yang banyak dan yang mampu menahan lebih dari 8 jam, kita harus memperhitungkan jarak tempuh airport sampai ke rumah

8. Lebih praktis menggunakan plastik mambo, karena tempat di cooler bag yang tidak memungkinkan untuk membawa botol.

Jadi deh, setiap pulang dinas, ASIP siap untuk diberikan lagi ke si kecil, tapi kalau bisa ada jeda untuk pergi lagi, biar latch on nya masih jalan ke si kecil, alias supaya gak bingung puting.

Selamat bekerja Mom..

AIMI ASI BREASTFEEDING FAIR BFF 2012

Published Mei 3, 2012 by Toko Ibu dan Anak

image

Toko Ibu dan Anak ikut meramaikan ulang tahun Aimi-Asi ke 5 dengan bazaar yang diadakan di Grand Indonesia Exhubution C lantai 2 depan toko buku Gramedia east mall. Mulai tanggal 2 – 6 Mei 2012.
Selain bazaar di acara ultah Aimi-ASI ini ada talkshow dgn pembicara mulai artis Melanie ricardo, pakar anak Najeela shihab, pakar keuangan keluarga Ligwina hananto, jg ada kelas edukasi menyusui atau kelas laktasi.
Di stand no 2 Tokoibudananak juga ada special price juga produk baru.

Posisi Menyusui (Breastfeeding position)

Published Maret 29, 2012 by Mom Ciput

ASI EKSKLUSIF selama 6 bulan adalah yang terbaik untuk Anak kita. Gimana caranya supaya bisa memberikan ASI eksklusif, salah satunya adalah posisi Menyusui yang tepat. Berikut adalah beberapa posisi menyusui yang bisa dijadikan acuan

 

 

Posisi menyusui : (sumber : http://www.mayoclinic.com)

1. Cross-cradle hold
Menyusui dapat canggung pada awalnya. Cobalah berbagai posisi sampai Anda merasa nyaman.

Posisi ini  sangat ideal untuk awal menyusui. Duduk tegak di kursi yang nyaman dengan sandaran lengan. Pegang bayi melintang di lengan kebalikan dari payudara Anda yg disusui  - tangan kiri untuk payudara kanan, lengan kanan untuk kiri. Pegang kepala bayi dengan telapak tangan Anda. Tempatkan tangan lainnya di bawah payudara Anda dalam suatu pegangan berbentuk U dan membimbing mulut bayi ke payudara Anda. Jangan membungkuk atau bersandar ke depan. Sebaliknya, dekatkan bayi dekat dengan payudara Anda. Badan bayi menempel pada perut Ibu.

2. Cradle hold

Posisi ini mirip dengan posisi cross-craddle, tapi Anda memegang bayi dengan lengan pada sisi yang sama dengan payudara yang disusui, bukan lengan yang berlawanan. Seperti pada cross- cradle, duduk tegak - sebaiknya di kursi dengansandaran lengan. Letakkan bayi dan kepalanya di lekuk siku Anda saat ia menyusui. Untuk dukungan tambahan, tempatkan bantal di pangkuan Anda. Jangan lupa, badan bayi menempel dengan perut Ibu dimana posisi telinga atas satu garis lurus dengan badan Bayi.

3. Football hold

Posisi lainnya adalah Football hold. Posisi ini dapat menjadi pilihan yang baik jika Andabaru pulih dari bedah caesar, Anda memiliki payudara besar atau anda menyusui dua bayi sekaligus.
Pegang bayi Anda di sisi Anda, dekat dengan siku Anda. Dengan tangan terbuka, pegang kepala bayi Anda dan menghadapi dia ke payudara Anda.Bayi di lengan Anda. Lebih baik jika Anda membentuk suatu pegangan berbentuk C pada payudara Anda dengan tangan lain. Untuk kenyamanan, taruh bantal di pangkuan Anda dan menggunakan kursi dengan lebar tanpa sandaran lengan.

4. Side-lying hold

Posisi berbaring dapat membantu mendekatkan bayi ke payudara Anda dengan benar pada hari-hari awal menyusui, terutama setelah caesar. Ini juga merupakan pilihan yang baik saat Anda lelah - meskipun sangat penting untuk kembali bayi ke tempat tidur sendiri untuk tidur. Berbaringlah di sisi Anda dan menghadapi bayi terhadap payudara Anda. Pegang payudara Anda dan kemudian menyentuh puting ke bibir bayi. Setelah masuk, gunakan lengan bagian bawah untuk mendukung kepala Anda sendiri dan tangan atas dan lengan Anda untuk membantu badan bayimenempel tegak lurus antara telinga atas dengan badan bayi.

Posisi favorit saya adalah side-lying hold, atau posisi berbaring. Selain karena saya caesar ini ngebantu banget untuk saya tidur. Tapi yang perlu diperhatikan pada posisi ini adalah, jangan sampai bayi tertimpa badan Ibu atau untuk berpayudara besar sebaiknya awal2 tidak menggunakan posisi ini, takutnya hidung bayi tertutup payudara ibu.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 6.855 pengikut lainnya.